Kamis, 30 November 2017

Pentingnya Buku Dongeng Pada Edukasi Jaman Now !

Oleh 
Suryo Buwono
founder Komunitas Bukusahabatbermain
@Mudik Daring KGB Sragen #4


Pada tahun tahun 1965 pernah ada satu penelitian yang dilakukan oleh McClelland. Beliau adalah seorang psikolog dan beliau meneliti 1000an cerita anak dari 100an negara di Eropa. Dari penelitiannya itu beliau menemukan fakta bahwa ternyata muatan nilai dalam buku dongeng itu bisa mempengaruhi ketidaksadaran kolektif sebuah bangsa. 

Beliau kasih contoh di Inggris, dongeng2nya itu banyak tentang kisah perjuangan yang ‘from zero to hero’. Sedangkan di Spanyol, dongeng2nya itu tentang kisah-kisah raja yang terlena dan foya-foya. Ternyata, setelah generasi yang baca dongeng itu beranjak dewasa, nilai dongeng tadi terinternalisasi ke kepribadian mereka dan membuat Inggris jadi bangsa dengan generasi yang semangat juangnya tinggi sedangkan Spanyol sebaliknya. Bahkan dalam sebuah perang di abad 16, Spanyol kalah dari Inggris.

Nah dari situ sebenarnya bisa kita pelajari bersama kalau dampak konten buku dongeng itu sangat massif dalam membangun karakter bangsa dan hal ini belum banyak kita sadari. Jadi dalam mendongeng sebetulnya kita harus pintar-pintar mencari konten dongeng yang sesuai buat anak.

Jadi selain tadi buku dongeng berperan dalam pembangunan karakter, buku dongeng juga bisa digunakan untuk menstimulasi berbagai domain perkembangan anak, seperti sosial-emosional, kognitif, motorik halus dan terutama perkembangan bahasa atau pengayaan kosakata. Hal ini tentu membuat posisi dan peran buku dongeng dalam pendidikan anak usia dini menjadi penting dan krusial.

Juga kalo saya tarik ke hal yang lebih mendasar lagi, yakni ke dunia parenting, sebetulnya budaya mendongeng itu sangat penting untuk dilakukan oleh orang tua sejak anak masih usia dini. Terutama budaya mendongeng di malam hari.

Kenapa? Karena dari beberapa literatur yang saya baca, saya menemukan bahwa di malam hari saat sebelum tidur, manusia itu gelombang otaknya berada di gelombang alpha. Atau dalam kata lain, berada dalam kondisi paling tenang. Dalam kondisi ini, ketika kita diberi informasi apapun itu sebenarnya mesti bakal masuk.Dalam kaitannya dengan storytelling atau mendongeng, kalau menurut pandangan psikoanalisa, dongeng itu kan sebenarnya digunakan untuk memasukkan insight ataupun pesan ke bawah sadar manusia.

Hal ini menjadi penting. Sebab mengutip perkataan John Locke, anak-anak itu ia ibaratkan sebagai kertas putih. Artinya anak-anak itu butuh nasehat dan guidance dari orang tuanya, dan storytelling adalah salah satu cara ampuh karena dengan storytelling, nasehat itu bisa tertanam ke alam bawah sadar mereka melalui cara yang menyenangkan.

 Tapi bapak ibu tidak perlu khawatir, apalagi minder karena merasa tidak jago mendongeng. Bapak ibu di sini harus yakin bahwa pada dasarnya semua orang tua itu adalah pendongeng yang hebat. Dan juga sebenarnya yang penting itu bukan seberapa canggih cara kita mendongeng, melainkan lebih pada interaksi dan kelekatan yang kita bangun dengan anak-anak kita. Karena memori tentang kelekatan dengan orang tua itu akan tumbuh menjadi kenangan jangka panjang yang diingat sepanjang masa.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar