Oleh
Arif Yusuf
Founder of Vita Phainom Intellegensia
Dengan alasan untuk membentuk kedisiplinan siswa, sekolah atau guru terbiasa untuk memberlakukan hukuman bagi tiap-tiap pelanggaran, misalnya: terlambat masuk sekolah, tidak memakai seragam yang sesuai, atau melanggar peraturan sekolah lainnya, maka hukuman yang diberlakukan diantaranya adalah berjemur atau berdiri di lapangan, berlari keliling lapangan, dipukul, dsb. Menghukum siswa yang melakukan kesalahan tidak dianggap benar, namun membiarkan atau tidak memberikan hukuman sama sekali pada siswa yang melakukan kesalahan juga tidaklah tepat. Dibeberapa kasus hukuman dianggap satu hal yang dapat memberikan efek jera, sehingga siswa tidak akan pernah mengulangi lagi kesalahan yang dilakukan. Namun kenyataannya, para guru sering dibuat pusing dengan tidak kapoknya siswa yang pernah merasakan hukuman, bahkan seberat apapun hukuman yang didapat, siswa masih saja mengulang kesalahan yang sama. Dari hal tersebut, Apakah yang sebenarnya terjadi? Kurang beratkah hukuman yang diberikan guru? Ataukah kurang sesuaikah hukuman yang diberikan untuk membuat siswa jera? Ataukah ada masalah dengan murid tersebut? Ataukah ada masalah dengan hukuman itu? Maka, bagaimanakah seharusnya? Beberapa orang yang masih bertahan pada metode disiplin dengan menggunakan hukuman, biasanya berpendapat bahwa:
a. Mereka berpikir dan berkata: “Sudah tidak ada satupun yang berhasil”, selain hukuman.
b. Beberapa orang tua sedang melampiaskan kemarahannya terhadap pasangannya kepada si anak.
c. Mereka tidak memikirkan hal lain kecuali hukuman.
d. Para orang tua tidak mengetahui bagaimana disiplin yang paling efektif.
e. Mereka melampiaskan rasa frustasi dan stres nya melalui menghukum anaknya.
f. Hukuman adalah cara paling mudah, tanpa membutuhkan banyak waktu dan pemikiran, dibandingkan dengan cara lainnya.
g. Beberapa orang tua ingin menegakkan disiplin, tanpa perlu dipertanyakan apa maksud nya membuaa peraturan dan disiplin semacam itu.
Bagaimana Solusinya ???
a. Konsekuensi logis perlu ditetapkan oleh orang tua untuk menghadapi setiap perilaku anak yang tidak seharusnya.
b. Sejak awal harus diberitahu tentang konsekuensi yang bakal diterima sebagai akibat dari tindakan atau keputusan yang diambilnya.
c. Orangtua harus menyediakan pilihan bagi anak, untuk mengikuti atau memenuhi aturan sesuai yang kita harapkan atau jika tidak sesuai berarti dia memilih siap menerima konsekuensi dari tindakannya.
d. Konsekuensi alami, (seperti jika anak tidak makan berarti ia akan lapar), akan dianggap lebih logis bagi anak, sebagai akibat dari kesalahan atau tindakannya yang kurang tepat, dan anak akan lebih mudah menerima konsekuensi tersebut.
e. Konsekuensi logis mengajarkan anak tentang tanggung jawab, kemandirian, dan berhati-hati untuk memilih atau memutuskan sesuatu agar tidak berakibat buruk baginya.
f. Konsekuensi adalah salah satu cara mengenalkan kedisiplinan kepada anak tanpa hukuman.
g. Konsekuensi alami atau konsekuensi logis mengurangi
*Ganti Hukuman Dengan Pujian*
Diantara manfaat pujian ialah :
- Menghargai dengan tulus satu kebaikan yang dilakukan anak maupun siswa kita.
- Memberikan penjelasan kepada anak, secara tidak langsung, bahwa satu hal baik yang dilakukannya merupakan satu kebaikan yang harus dilakukan terusmenerus.
- Memberikan teladan atau contoh bagi anak atau siswa lain tentang satu perilaku atau kebaikan yang dilakukan.
- Membuktikan kesamaan posisi dan penghargaan pada setiap anak atau siswa, tanpa ada keinginan membedabedakan satu dengan lainnya, baik yang pandai atau yang kurang, baik yang patuh maupun yang sering melanggar peraturan.
- Memberikan efek malu atau sungkan bagi anak yang akan atau jika melakukan kesalahannya pada waktu mendatang.
- Mengajarkan anak tentang kebiasaan untuk menghargai dan memuji usaha keras orang lain.
_"Menghilangkan kekhawatiran untuk menumbuhkan keberanian siswa, merupakan kata kunci penting yang harus dilakukan oleh seorang guru atau pendidik dalam proses pembelajaran."_
~ Ana Maghfiroh M.Pd B.I ~
Presented for :
┏💕💕━━━━━━━━━━━━━━🌼┓
★ Komunitas Guru Belajar Sragen★
┗━━━━━━🌹🌹━━━━━━━━💕💕
Klik For Join us
👇👇👇👇👇👇👇
https://chat.whatsapp.com/FTh5lCisvlAA1lY72sCluP
Mudik Online #3
Kamis, 23 Nov 2017
20.00 - 21.00 WIB
Key note : Arif Yusuf (KGB Sragen)
Moderator : Ratna Anis N. (Guru SD ~ Grobogan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar